Pengadaan buku profil Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bogor bikin kaget anggota DPRD. Pasalnya, dana yang digelontorkan dari APBD buat pembuatan 50 buku, sekitar Rp152 juta. Artinya biayanya Rp50 juta per buku. "Sungguh kami kaget. Apa sih bentuk dan isi buku itu, kok biayanya sampai Rp3 juta per buku?" ucap Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bogor Iwan Setiawan.
Rasa kaget yang dilontarkan anggota dewan justru menimbulkan tanda tanya. Karena pengadaan buku itu sebelumnya juga dibahas dalam Badan Anggaran DPRD. Tapi Iwan Setiawan berkilah, kala itu pihaknya lebih fokus membahas dan merancang target pendapatan asli daerah (PAD).
"Kami akui lalai. Kala itu kita menintikberatkan bagaimana potensi pajak yang belum digali itu agar dapat menyumbang PAD," katanya. Meski demikian, lanjut Iwan, kala itu Disperindagkop menyatakan biaya pembuatan buku banyak tersedot buat biaya konsultan. "Namun, besarnya biaya saya lupa," tambahnya.

Advertisement

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top